arsyabi

Follow by Email

Thursday, July 5, 2012

Jangan Melawan Arus


Pernahkah kita melihat adanya kejanggalan pada ketentuan yang telah ditetapkan Allah pada alam semesta ini? marilah kita kaji. Allah menjadikan air laut itu asin, karena bila tidak demikian maka semua air laut tersebut yang besarnya 2/3 bagian bumi ini akan berbau dan jelas akan mengganggu  kehidupan manusia. Disamping itu, air asin ternyata menyerap gas racun yang menebar di udara. Sementara air hujan dan air sungai dijadikan tawar, sebab jika tidak demikian maka tanaman-tanaman dan makhluk yang hidup akan mati. Perut bumi merupakan tempat gravitasi yang dapat menarik apa saja yang berada di atasnya. Bila tidak, niscaya manusia di atasnya setiap saat akan terpontang -panting karena bumi disamping ia berputar pada porosnya, juga ia berputar mengelilingi matahari dengan kecepatan tidak kurang dari 20.000 km/jam! jarak matahari dengan buni kurang lebih 150 juta km. Seandainya jarak itu dikurangi sedikit saja, segenap susunan tata surya ini akan terbakar. Dan seandainya jarak itu  dijauhkan sedikit saja maka makhluk yang ada di atas buni  akan mati kedinginan karena kekurangan sinar matahari. Segumpal awan hitam yang kira-kira mengandung 3000 ton air tidak diturunkan Allah dalam bentuk air yang tercurah, melainkan diturunkan berupa butiran-butiran. Selain itu Allah mengatur pula agar perut bumi mampu menampung dan menyimpan air tersebut sehingga tidak terjadi banjir bandang. Binatang buas yang membahayakan diciptakan Allah dengan populasi yang kecil atau berjumlah besar tetapi berusia pendek. Misalnya kehidupan kuman dan bakteri yang salam waktu singkat populasinya dapat meningkatr tajam karena sekali bertelur mengkhasilkan jutaan keturunan; tetapi mereka hanya diberi umur beberapa jam saja. Sebaliknya binatang yang membahayakan seperti harimau misalnya, beberapa tahun hanya melahirkan satu anak saja sehingga jumlah hewan yang membahayakan manusia ini populasinya kecil sekali. Bayangkanlah apa jadinya bagi manusia bila ayam bertelur setahun sekali sedangkan harimau beranak setiap hari(!).
Masih banyak lagi kehebatan-kehabatan Allah untuk melindungi manusia  yang tidak sanggup untuk ditulikan disini. Namun intinya adalah ada dua pelajaran yang dapat kita simpulkan.
Pertama, apa pun yang dibuat Allah pasti baiknya untuk manusia.
kedua, andaikata alam dapat membangkang pada aturan yang sudah ditetapkan Allah untuknya, misalnya saja bumi berhenti berputar sejenak, maka tentulah keseimbangan alam raya ini akan terganggu yang dampaknya adalah merupakan penderitaan bagi umat manusia.
Bila alam raya kita anggap ciptaan dalam bentuk makro, maka manusia dapat kita pandang sebagai ciptaan Allah dalam bentuk mikro. Untuk 'alam manusia inipun, Allah sudah menetapkan aturan-aturan yang seharusnya dilaksanakan oleh manusia. Aturan Allah itu tertuang dalam suatu kitab yang selalu terjaga keasliannya, itulah kitab Al-Qur'an. Manusia yang selalu taat mengikuti kemauan Allah ini dijamin 'kestabilannya' sebagaimana halnya alam raya yaitu ia akan menjadi manusia yang berbahagia. dan bagi yang melawan arus Allah ini, wajar-wajar saja bila ia mengalami bencana. Oleh karena itu, janganlah kita melawan arus. Bukankah bila kita tidak melawan arus, maka kita akan dihanyutkan lebih cepat ketempat tujuan kita yaitu SURGA?


Barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku,
 niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka,
dan tidak(pula) mereka bersedih hati.
Al-Baqoroh : 38

No comments: